Sekolah Iklim (SLI)

0
117

Latar Belakang:

Potensi Desa Wonokwerto, cukup besar dalam pertanian tebu. Namun terjadi penurunan hasil yang disebabkan oleh banyak hal, dan hama baru yang mulai bermunculan. Masalah tersebut mendorong Pemerintah Desa Wonokerto, melakukan kerjasama dengan USAID untuk membuka sekolah lapang iklim yang peserta masyarakat, khususnya para petani tebu.

Pelaksana:

Proses sekolah iklim dilaksanakan setiap bulan, diikuti oleh kelompok tani, kelompok pemuda, pemegang kebijakan yang berkopenten di bidangnya seperti :

  • Pengawas lapangan dari dinas pertanian sebagai pendamping dan nara sumber
  • BMKG sebagai nara sumber pembelajaran masalah cuaca
  • USAID sebagai lembaga yang ikut membantu menjembatani program dalam hal ini ikut mengkoordinasikan dengan dinas-dinas terkait

Hasil Capaian:

Hingga pada pertemuan ke 8 saat ini, hasil penanaman bibit tebu unggulan bersertifikat sudah siap di panen, serta sudah ada pemesanan dari kelompok tani di desa lain dan proses pengajuan sertifikat pun sudah selesai.

Pembelajaran:

  • Teknologi dan pengetahuan pertanian dapat membantu peningkatan hasil, seperti membaca iklim agar waktu tanam tepat dilaksanakan.
  • Desa dapat bekerjasama dengan pihak ketiga untuk peningkatan kapsitas hasil pertanian di desanya.

Pelaku:

  • Pemkab Malang
  • USAID
  • Perangkat Desa Wonokerto
  • Masyarakat

Pendanaan:

Program USAID

Kontak Informasi:

Ahmad Muzaki (081335822219)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here