Tentang

Desa mempunyai kewenangan untuk mengelola kegiatan pembangunan secara baik dan terbuka sebagai mana yang diamanatkan dalam Undang-Undang No 6 tahun 2014. Mengedepankan terhadap pelaksanaa prinsip dan nilai dasar desa, yaitu; rekognisi, subsidiaritas, keberagaman, kebersamaan, kegotongroyongan, kekeluargaan, musyawarah, demokrasi, kemandirian, partisipasi, kesetaraan, pemberdayaan, dan keberlanjutan dalam pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Dinamika kebijakan pembangunan desa, telah memposisikan desa berperan aktif dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang membutuhkan arah yang jelas agar mampu menjamin dan memastikan terwujudnya kesejahteraan bagi masyarakat. Desa membutuhkan kekuatan visi serta kesungguhan dari pelaku pembangunan agar dapat menyasar pada akar permasalahan kemanusiaan dan kemasyarakatan.  Penanggulangan kemiskinan desa menjadi strategi dengan pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana Desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.

Penyusunan perencanaan pembangunan desa yang pastisipatif tidak hanya bergaung dalam ranah regulasi semata, namun sangat membutuhkan implementasi dengan memfasilitasi kelompok-kelompok masyarakat yang selama ini nyaris tercecer dalam proses pembangunan. Sejumlah pendekatan fasilitasi dengan beragam teknik kajian seolah menjadi tantangan bagi para pelaku pembangunan desa untuk menerapkannya pada saat fasilitasi pembangunan. Perlu dihindari terjadinya bias kepentingan dari para elit desa yang berakibat tersumbatnya aspirasi dari masyarakat.

Pemerintah dan kelembagaan yang ada ditingkat desa membutuhkan peningkatan kapasitas yang terencana,  melalui strategi  khusus dan jituvdiharapkan akan mendorong kelembagaan semakin kokoh dalam mengemban amanat yang telah diberikan oleh warga. Keberhasilannya dalam penyelenggaraan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat ditentukan oleh kedewasaan dalam meniti tahapan dan proses sehingga dapat mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Mencari dan terus mencari obyek baru, pengetahuan baru, cara baru, teknologi dan penemuan baru agar terjadi percepatan, dan peningkatan kemanfaatan bagi masyarakat.

Inovasi Desa yang telah dilakukan dalam pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, membutuhkan pengelolaan agar menjadi sebuah pembelajaran yang positif bagi semua pihak. Pengalaman, pengetahuan, dan praktik baik yang telah dilakukan oleh desa perlu dilakukan produksi agar menjadi materi belajar bagi pelaku pembangunan di desa lain. Menapak jalan kesuksesan inovasi yang telah dilakukan oleh pelaku didesa yang lain adalah proses pembelajaran untuk siap akan tantangan dan hambatannya, sehingga antisipasi dilakukan pada saat mereplikasinya ditempat yang lain.

inovasidesamalangkab.com hadir untuk menjawab tantangan akan knowladge management dalam sebuah program pembangunan. Sebuah Wadah belajar untuk perangkat desa, pelaku pembangunan desa, masyarakat dan khalayak umum untuk berbagi pengetahuan, berbagi pengalaman, berbagi ketrampilan yang diharapkan akan mempercepat proses belajar dari desa yang di Kabupaten Malang sehingga pembangunan dan pemberdayaan masyarakat semakin berkualitas, termasuk didalamnya terkait pemanfaatan dana pembangunan desa dan perencanaan pembangunan. Bermanfaat bagi masyarakat menjadi orientasi yang mutlak dalam membangun Inovasi desa,

Inovasi desa kabupaten Malang membutuhkan ruang dan waktu, sehingga diharapkan kehadiran inovasidesamalangkab.com akan semakin mendinamisasi prosesdan hasil pembangunan di kabupaten Malang. “DESA INOVASI, MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERA” akan menjadi orientasi dalam mengelola website ini. Semoga bermanfaat